FIKOM UIR Taja Webinar Nasional Gali Potensi Mahasiswa

Post Reply
asepx
Maba
Posts: 43
Joined: 15 Jun 2020, 13:15

FIKOM UIR Taja Webinar Nasional Gali Potensi Mahasiswa

Post by asepx »

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau melaksanakan Webinar Mahasiswa Nasional menggunakan tema “Menggali Potensi Mahasiswa di Era Covid-19”, Sabtu, (13/06/2020). Webinar berlangsung menggunakan aplikasi Zooom Could Meetings.

Kegiatan disupport sang Wakil Dekan (WD) III bidang Kemahasiswaan & Alumni Fikom UIR Eko Hero, M. Soc,sc dan Wakil Rektor (WR) III bidang Kemahasiswaan & Alumni UIR Ir. H. Rosyadi, M.Si.

Baca Juga: Lantik 20 Pejabat Eselon II, ini Pesan Gubernur Riau

Terdapat lima narasumber yg sebagai pemateri di kegiatan tadi, yaitu kepala tim pembentuk Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IMIKI) cabang Jakarta Raya Rizky Prasetya Raenaldi, S.Ikom, owner Fefe Butik Tetty Kurniawati, S.Ikom, founder aboncakalang SHL Sita Hidjria Langkau, S.Ikom, Ketua Umum IMIKI Pusat terpilih periode 2020-2022 Muhammad Ryfan Abdjul, & Domisioner Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fikom UIR periode 2018 sampai 2019.

Pemaparan pertama yang pada sampaikan oleh Rizky Prasetya ia mengajak semua peserta Webinar buat berfikir dan menganggap bahwa Pandemi Covid-19 akan terus ada hingga hari besok, dengan asa semangat akan tumbuh untuk kembali beranjak mengembangkan kreatifitas.

“Jadi logika berfikirnya begini teman-sahabat, ayo kita anggap harga mobil datsun 2020 covid akan selalu ada & tidak akan hilang. Lantas apa yg bisa kita lakukan sebagai mahasiswa? Salah satunya yaitu menggunakan cara memanfaatkan teknologi. Bisa saja dengan cara membuat vlog selaku anak ilmu komunikasi dan masih banyak lagi”, sebut Rizky Prasetya.

Sementara itu Fetty Kurniawati membicarakan secara praktisi supaya peserta webinar sanggup memunculkan sebuah kretivitas dan gagasan baru diera Covid-19. Ia bercerita bahwa selama pandemi Covid-19 pendapatan dari butik yg beliau kelola mengalami penurunan drastis. Berbagai terobosan dilakukan keliru satunya dengan menghasilkan masker kain. Alhasil kreatifitas tadi berkembang dan jumlah karyawan bertambah.

Baca Juga: Dilantik Sebagai Sekwan DPRD Riau, Muflihun: Masih Banyak Pekerjaan Rumah Yang Harus Dibenahi

“Keinginan saya cuma satu, saya ingin karyawan saya tidak kehilangan pekerjaan lantaran mereka juga punya kebutuhan yang harus dipenuhi. Sementara pendemi memberhentikan aktivitas diluar rumah seperti wedding. Akhirnya aku mencoba menghasilkan masker kain dan alhamdulillah kebanjiran orderan hingga karyawan aku menurut lima orang bertambah sebagai 15 orang. Kreatifitas seperti inilah yang harus digali sang mahasiswa di era covid, " jelas Tetty.

Penjelasan yg nir jauh berbeda jua disampaikan sang Siti Hidjiria. Terdapat 3 point penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa buat menggali potensi pada era Covid-19 yaitu belajar memulai hal positif menurut diri sendiri, bersifat persuasif atau mampu melibatkan orang lain berdasarkan kegiatan positif yang kita lakukan, & konsistensi atas potensi yang telah didapat.

“Tiga poin ini bisa saja diterapkan waktu teman sahabat ingin berwira usaha, yok nggak usah muluk-muluk kita lakukan dulu hal mini misalnya jualan kuliner rumahan, nanti waktu udah berhasil belajar untuk merangkul orang lain sekaligus membantu, & yang terakhir konsistensi atau sifat ulet harus diterapkan buat menggali potensi”, ajak Siti pada peserta webinar.

Beda halnya menggunakan pemateri keempat M.Ryvan Abdul, beliau menyimpulkan bahwa pada menggali potensi mahasiswa pada era pandemi Covid-19 terdapat 2 sub pokok yang harus diperhatikan yaitu potensi wajib dan potensi pilihan. Potensi pokok merupakan sifat kritis yg harus dimiliki oleh mahasiswa, pada era Covid-19 dapat dilakukan menggunakan cara memperhatikan kebenaran keterangan yg bersebar di sosial media. Sementara potensi pilihan adalah upaya buat mengembangkan ilmu pengetahuan meskipun hanya Stay at Home menggunakan cara membaca dan menulis.

Sebanding menggunakan apa yg disampaikan oleh empat pemateri sebelumnya, Arbani Anugrah atau akrab disapa Ari membicarakan bahwa terdapat lima ponit yg wajib dimiliki mahasiswa pada menggali potensi pada era Covid yaitu percaya dalam diri sendiri, berusaha membangun rutinitas yg positif, belajar menaikkan kemampuan diri, menghindari penundaan & memahasi bahwa sukses adalah sebuah proses.

“Jadi sahabat sahabat sukses itu eksklusif plong datang, nggak. Akan ada korbanan waktu dan perasaan buat menggali potensi pada diri kita sampai akhirnya menjadi besar”, ujar Ari.

Kepada seluruh peserta Webinar pemateri berpesan supaya mahasiswa dapat mempertinggi produktifitas meskipun hanya membisu dirumah. “Ingat note berdasarkan bapak pendidikan nasional kita Ki Hajar Dewantara, setiap oranh adalah guru dan setiap tempat merupakan sekolah”, sebut Rizky Prasetya dan Arbani Anugrah diakhir penjelasannya.
Post Reply