Untuk mempermudah proses pengurusan dokumen pertanahan

Post Reply
firmansahadi
Maba
Posts: 21
Joined: 02 Dec 2019, 22:13

Untuk mempermudah proses pengurusan dokumen pertanahan

Post by firmansahadi »

Untuk memudahkan proses pengurusan dokumen pertanahan, Tubuh Pajak serta Retribusi Wilayah (BPRD) serta Kantor Daerah (Kanwil) Tubuh Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta tanda-tangani persetujuan jadwal sholat kerja sama. Bentuk kerja sama di antara ke-2 lembaga itu berbentuk pengintegrasian data pertanahan dengan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan serta Perkotaan (PBB P2) dan Bea Pencapaian Hak atas Tanah serta Bangunan (BPHTB).

Pengintegrasian itu bisa mempermudah validasi data waktu proses pengurusan dokumen pertanahan. Diluar itu, data yang lebih komplet serta reliabel diinginkan dapat tingkatkan penghasilan pajak dari bidang pertanahan hingga sasaran realisasi pajak dapat terwujud. Sebab dengan skema pencatatan yang terpadu, karena itu BPRD akan tahu status pembayaran pajak serta BPHTB dari satu tanah yang terdata di Kanwil BPN.

Integrasi data dikerjakan lewat skema info dengan koneksi host to host. Dengan skema itu, data BPHTB serta PBB bisa diantar berdasar keinginan BPN dengan real time memakai situs service. Sebaliknya, BPN bisa mengirim data sertifikat serta PPAT berdasar keinginan BPRD dengan real time juga.

Perbaikan service ini diinginkan berguna buat masyarakat untuk meminimalisir persoalan yang biasa ada waktu pengurusan tanah hingga tingkatkan ketertarikan masyarakat untuk melegalkan status asset tanah yang dipunyainya dengan sertifikat sah. Tidak hanya integrasi data, Kanwil BPN DKI Jakarta lakukan pengembangan lain seperti lengkapi situs resminya dengan info komplet sekitar pertanahan serta pencarian berkas permintaan. Tubuh punya negara itu mengeluarkan program Larasita yang disebut akronim dari “layanan rakyat untuk sertifikasi tanah”. Mobile land service itu aktif lakukan service ke tengahnya masyarakat. Tidak cuma untuk memberi service administratif pertanahan, dan juga lakukan edukasi mengenai permasalahan agraria.
Post Reply