Investasi Sektor Pertanian Bisa Dorong Ketahanan Pangan

Post Reply
asepx
Maba
Posts: 43
Joined: 15 Jun 2020, 13:15

Investasi Sektor Pertanian Bisa Dorong Ketahanan Pangan

Post by asepx »

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai peningkatan investasi pada sektor pertanian, terutama melalui Penanaman kapital Asing (PMA) akan mendorong perbaikan ketahanan pangan pada Indonesia.

"PMA pada sektor pertanian krusial sebab bisa membawa teknologi baru, kapasitas manajerial, dan pengetahuan dan koneksi ke pasar dunia. Mengatasi tantangan untuk menyediakan pangan berkualitas tinggi yg terjangkau membutuhkan komitmen akan keterbukaan perdagangan dan niat buat melakukan perubahan kebijakan buat menaikkan iklim investasi pada sektor pertanian Indonesia," kata Associate Researcher CIPS Donny Pasaribu dalam liputan tertulisnya, Sabtu, 1 Mei 2021.

Posisi Indonesia dalam Indeks Ketahanan Pangan dunia 2020 (global Food Security Index 2020) turun berasal posisi 62 ke posisi 65, dari total 113 negara. Indonesia berada pada posisi ke-55 di indikator keterjangkauan, ke-34 di kategori ketersediaan dan posisi ke-89 di kategori kualitas serta keamanan jauh tertinggal berasal Singapura, Malaysia, Thailand, serta Vietnam.

sampai waktu ini, realisasi PMA pada sektor pertanian hanya 3-7 persen asal total realisasi PMA antara 2015 dan 2019, data Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) 2020 menunjukkan.

Bagaimana tanggapan anda tentang artikel ini?

sampai 2020, peraturan membatasi kepemilikan asing di sektor hortikultura, galat satu sektor yang paling tertutup, hanya hingga 30 persen serta secara tegas membatasi jumlah tenaga kerja asing yg diizinkan bacaan sholat idul fitri pada sebuah perusahaan milik asing. kondisi tadi berubah dengan implementasi UU angka 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya yg menghapuskan batas kepemilikan asing di sektor ini.

menurut data Badan pusat Statistik (BPS, 2020), inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pangan Indonesia antara Januari 2010 serta Desember 2019 yaitu sebanyak 258 %. nomor inflasi pangan pada Malaysia serta Singapura pada periode yang sama adalah 38 % serta 24 persen.

Indeks Bulanan rumah Tangga (Bu RT) yg diterbitkan CIPS memberikan bahwa harga domestik homogen-rata buat ayam, bawang merah dan bawang putih di November 2020 ialah 34 %, 138 persen, dan 68 persen lebih tinggi daripada pada Malaysia.

Ketimpangan harga pangan antara Indonesia menggunakan Malaysia serta Singapura ini menandakan kesejahteraan konsumen pangan pada Indonesia cukup tidak sebaik konsumen pada negara tetangga tersebut.

Donny menambahkan persoalan kejelasan kepemilikan lahan, terutama di pedesaan, dan potensi permasalahan agraria antara warga setempat dan investor, merupakan risiko investasi yg signifikan bagi investor serta mensugesti keengganan mereka menanamkan dana pada hulu sektor pertanian Indonesia.

Selain itu, menaikkan daya tarik investasi pada sektor ini dapat juga dilakukan dengan memperbaiki dan menyediakan infrastruktur yg memadai, termasuk jalan raya, pelabuhan, dan akses listrik di luar Pulau Jawa.

lahan berskala akbar buat usaha pertanian hanya tersedia pada luar Pulau Jawa, dimana infrastruktur masih sangat kurang. Beberapa investor memang bersedia buat menciptakan sendiri infrastruktur yg diperlukan buat mendukung usaha mereka, tetapi margin yg tidak terlalu besar pada budi daya kebanyakan tumbuhan pangan biasanya berujung kepada keputusan buat akhirnya tidak berinvestasi pada sektor ini.
Post Reply