Data Tanah Wakaf Akan Diintegrasikan

Post Reply
asepx
Maba
Posts: 43
Joined: 15 Jun 2020, 13:15

Data Tanah Wakaf Akan Diintegrasikan

Post by asepx »

Kementerian Agraria serta Kementerian rapikan Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengintegrasikan data tanah wakaf yg dimiliki pusat Data serta info Pertanahan, tata Ruang dan huma Pertanian Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) menggunakan Sistem informasi Wakaf (Siwak) milik Kementerian kepercayaan .

Menteri ATR/ketua BPN Sofyan A. Djalil berkata ke depannya, tanah wakaf yang telah terdaftar dan bersertifikat pada Pusdatin Kementerian ATR/BPN mampu diidentifikasi eksklusif oleh Siwak Kemenag.

“ihwal sinergi Pusdatin serta Siwak, tentu kita berkenan serta senang Jika data Pusdatin mampu kita sinergikan dengan data Siwak. Jadi mirror saja. Tanah wakaf yg telah terdaftar serta bersertipikat pada BPN nanti datanya itu apa yang ada di kita mampu disinergikan,” ungkapnya pada siaran pers, Jumat (30/4/2021).

Sebelum terintegrasi, Pusdatin Kementerian ATR/BPN serta Siwak Kemenag harus menyelaraskan data tanah wakaf yg telah bersertipikat serta yang hanya memiliki ikrar wakaf. sesuai data Pusdatin, sebesar 164.000 bidang doa zakat fitrah tanah wakaf telah terdaftar serta disertipikasi. untuk meningkatkan kecepatan sertipikasi tanah wakaf, akan dilakukan akselerasi lintas sektor menggunakan pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Selama ini tanah-tanah wakaf yang masuk pada program PTSL, yang pendekatannya asal desa ke desa, kita bikin peta lokasi, penlok (penetapan lokasi) sebuah desa, maka seluruh tanah yg pada desa itu kita sertipikatkan. saya pikir kini yang paling banyak wakaf, yg sudah ada di kita adalah produk PTSL, tanah-tanah wakaf yg dikelola Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, organisasi-organisasi Islam yang mereka minta disertipikatkan,” tuturnya.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin berkata bahwa selain saling bersinergi terkait data tanah wakaf, pihaknya berharap adanya portal beserta menggunakan Kementerian ATR/BPN.

“Perlu integrasi sistem antara Kemena/g menggunakan ATR/BPN dan pembuatan portal beserta buat data tanah wakaf bersertipikat. Mungkin nanti secara teknis bisa dibahas beserta antara 2 kementerian, saya kira buat kepentingan integrasi data,” tuturnya.
Post Reply