Visi

Tahun 2025 menjadi pusat pendidikan dan pengajaran pertanian yang  unggul, berstandar internasional dan  mampu berperan aktif dalam kegiatan dan pengembangan pertanian berlanjut, untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial masyarakat.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas di bidang pertanian dan ekosistem agar masyarakat hidup lebih efisien, efektif, dan ekonomis.
  2. Menyelenggarakan proses pembelajaran berbasis entrepreneur dan mengembangkan IPTEK pertanian dan ekosistem dangan pendekatan berkelanjutan.
  3. Melakukan orientasi integrasi dan interdisiplin dalam pendidikan dan pengajaran pertanian dan ekosistem sehingga mampu meningkatkan nilai tambah iptek pertanian

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dibidang teknologi pengelolaan lingkungan pertanian untuk dapat menghasilkan produksi pertanian secara berlanjut
  2. Menghasilkan intelektual yang terampil dalam mengelola ekosistem untuk meningkatkan produksi pertanian.
  3. Menghasilkan sumber daya manusia yang bijak, inovatif, dan kreatif dalam menerapkan IPTEK pertanian.

Peluang kerja dan profil lulusan
Lulusan bidang agrokompleks, khususnya Program Studi Agroekoteknologi diharapkan mampu mengeksplorasi isu-isu aktual terkini pada sektor pertanian yang berlanjut dan agro environtment. Isu-isu tersebut harus dipertimbangkan dari berbagai aspek sudut pandang, seperti keteknikan, ekonomi, sains, etika, sosial, budaya, politik, estetika dan sejarah. Selain itu, penguasaan penggunaan instrumen pertanian dan lingkungan untuk meningkatkan produktivitas, penerapan teknologi informasi, pengembangan pertanian yang berkelanjutan (sustainable agriculture), melalui implementasi bioteknologi dan organic farming, controlled environment agriculture, konservasi air dan lahan pertanian serta kewirausahaan merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki lulusan Program Studi Agroekoteknologi.

Bidang agrokompleks mempunyai ruang lingkup yang sangat luas, sehingga mengharapkan lulusan yang menguasai semua lingkup ilmu secara mendalam. Sehingga kepada lulusan Program Studi Agroekoteknologi diberikan bekal pemahaman yang luas mengenai pertanian (broad understanding of agriculture), dengan penekanan pada life long learning competency (pembelajaran sepanjang hayat) sebagai suatu prasyarat kompetensi. Disamping itu, bekal kemampuan yang penting adalah kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerjasama dalam tim,  self directed learning, problem based learning, holistic/systemic approaches, self awareness dan critical reflection, open learning serta penggunaan teknologi informasi terkini. Sehingga kemampuan di atas perlu dipertimbangkan dalam menentukan profil kompetensi lulusan agar mampu bersaing secara global. Mengingat luasnya bidang pertanian maka di tahun kedua dilakukan peminatan yang memperdalam interes keilmuan secara spesifik (minat Budidaya, Minat Perlindungan Tanaman dan Minat Manjemen Sumber Daya Lahan). Sehingga peminatan dikembangkan pada setiap laboratorium jurusan di lingkungan FPUB.

Program Studi Agroekoteknologi FP-UB memiliki profil lulusan sebagai berikut:

  1. Manajer Lapangan (bekerja di Perusahaan swasta maupun BUMN)
  2. Peneliti bidang pertanian (LIPI, Balai Penelitian pertanian)
  3. Perencana
  4. Konsultan bidang pertanian
  5. Komunikator (penyuluh pertanian)
  6. Pengusaha pertanian (ekspor dan impor hasil pertanian)
  7. Bekerja dibidang yang berkaitan dengan pembanguan pertanian (Birokrat / PNS).

Struktur kurikulum
Struktur kurikulum PS Agroekoteknologi FPUB, di rancang bagi kegiatan perkulihan selama 3 tahun.  Mahasiswa melakukan aktivitas pembelajaran terstruktur yang diampu oleh empat jurusan (jurusan Budidaya Pertanian, jurusan Ilmu tanah dan jurusan hama Penyakit Tumbuhan. Pada tahun ke empat melakukan kegiatan magang (4 sks) pada stakeholders  sehingga tahun keempat akhir mahasiswa sudah mampu melakukan kegiatan tugas akhir secara mandiri dalam bentuk skripsi.

Tabel Struktur Kurikulum PS Agribisnis

Tabel Distribusi mata kuliah dalam semester untuk PS S1 Agribisnis