Nomor: 07336/UN10.F0401/B/PP/2025 Tentang Ketetapan Mengikuti Hasil Peminatan Departemen bagi Mahasiswa PS Agroekoteknologi
Mahasiswa yang telah memperoleh penetapan pada suatu minat adalah mahasiswa yang telah
melalui proses seleksi dan pemilihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penetapan tersebut bersifat final setelah melalui sidang pleno antara Pimpinan Fakultas
Pertanian UB, KPS Agroekoteknologi, dan jajaran pengelola minat/departemen.
Apabila terdapat hal khusus yang mengecualikan poin nomor 1 dan 2 di atas, sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
Rekomendasi dosen pembimbing karena disesuaikan dengan roadmap penelitian mahasiswa dan hasil pencapaian belajar.
Mahasiswa mendapatkan prestasi dan rekognisi tingkat nasional dan internasional yang berguna untuk penelitian tugas akhir namun kurang sesuai dengan perencanaan dan roadmap penelitian dosen pembimbing.
Hal lain sesuai ketentuan yang diatur oleh Peraturan Rektor dan Peraturan Dekan.
Demikian surat edaran Dekan ini dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya
serta penuh tanggung jawab.
Catatan: Apabila diperlukan, tambahkan informasi tanggal dan penandatangan pada bagian akhir sesuai format institusi.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.png00Akademikhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngAkademik2025-08-27 20:27:062025-08-27 20:30:13Ketetapan Mengikuti Hasil Peminatan Departemen bagi Mahasiswa PS Agroekoteknologi
Malang, 27 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB) terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola layanan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Standar Operasional Prosedur (SOP) pada seluruh unit kerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2025 oleh Gugus Jaminan Mutu (GJM) FPUB sebagai bagian dari pemenuhan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta pembangunan Zona Integritas (ZI).
Gugus Jaminan Mutu FPUB Lakukan Monitoring dan Evaluasi Kepada Salah Satu SOP Unit Kerja yakni Tim PSIK
Agenda Monev tersebut berlangsung di Ruang Balai Senat, Gedung Sentral Lantai 6 FPUB, dengan menghadirkan berbagai unit kerja, di antaranya Badan Pengembangan Pendidikan dan Mutu (BPPM), Pusat Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK), Badan Penjaminan Jurnal (BPJ), serta International Relations Office (IRO).
Dari hasil evaluasi, masih ditemukan sejumlah kekurangan dalam penyusunan proses bisnis dan implementasi prosedur layanan di masing-masing unit. Hal ini menunjukkan perlunya penyempurnaan agar prosedur dapat berjalan lebih efektif, konsisten, dan sesuai standar yang ditetapkan.
Melalui forum Monev ini, FPUB mendorong setiap unit kerja untuk memperbaiki, menyesuaikan, dan menyelaraskan SOP dengan kebutuhan layanan serta standar mutu fakultas. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang diskusi konstruktif untuk memastikan seluruh proses bisnis di FPUB berjalan optimal, mendukung kinerja kelembagaan, dan memberikan layanan terbaik bagi civitas akademika maupun pemangku kepentingan lainnya.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG_6077-scaled.jpg17072560Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-27 14:24:162025-08-27 14:24:17Demi Perbaiki Kualitas Layanan, FPUB Adakan Monitoring dan Evaluasi Standar Operasional Prosedur Seluruh Unit Kerja
MALANG – Guna mengatasi ancaman serangan penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration atau yang lebih dikenal sebagai Huanglongbing (HLB/CVPD), tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan yang bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Tani Jeruk Desa Karang Widoro Melalui Aksi Pencegahan dan Pengendalian Serangan Penyakit CVPD” ini dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di Desa Karang Widoro, Kecamatan Dau.
Kegiatan ini secara khusus menyasar Kelompok Tani Jeruk setempat yang selama ini menggantungkan hidup pada komoditas jeruk. Penyakit HLB, yang dikenal juga sebagai “penyakit kanker” pada tanaman jeruk, telah menjadi momok menakutkan karena dapat menurunkan kualitas buah dan memusnahkan hasil panen.
Dr. Luqman Qurata Aini, pakar ahli penyakit tanaman dari Fakultas Pertanian UB, hadir untuk membawakan materi berjudul “Pengelolaan Penyakit Huanglongbing (HLB) pada Tanaman Jeruk”. Dalam pemaparannya, Dr. Luqman menjelaskan secara mendetail mengenai gejala serangan HLB, seperti belang-belang kuning tidak merata pada daun, buah menjadi kecil dan tidak manis, serta pertumbuhan yang terhambat.
“Kunci utama pengendalian HLB adalah deteksi dini dan pengelolaan yang komprehensif. Ini meliputi penggunaan bibit sehat, pengendalian serangga vektor penular (Diaphorina citri), hingga eradikasi (pencabutan dan pemusnahan) tanaman yang sudah terinfeksi berat untuk mencegah penularan ke tanaman yang masih sehat,” jelas Dr. Luqman.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para petani. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait dengan ditemukannya gejala HLB di lahan mereka, meski serangga vektornya sendiri belum teridentifikasi. Dr. Luqman menekankan bahwa temuan gejala sudah menjadi alarm untuk segera mengambil tindakan pencegahan, meski vektor belum terlihat, agar tidak terlambat.
Sementara itu, pakar ahli pemuliaan tanaman dan benih, Dr. Budi Waluyo, menyampaikan materi tentang “Pembibitan Jeruk Bebas CVPD: Strategi Produksi Bibit Berkualitas untuk Masa Depan Pertanian Jeruk”. Dr. Budi menegaskan bahwa fondasi dari kebun jeruk yang sehat dan produktif dimulai dari bibit yang unggul dan terbebas dari patogen.
“Benih jeruk yang bermutu merupakan kunci bagi pertumbuhan dan hasil jeruk yang baik,” tegas Dr. Budi Waluyo. “Menggunakan bibit asal okulasi yang sudah terjamin kesehatan dan keaslian genetiknya bukanlah pengeluaran, melainkan investasi untuk menghindari kerugian yang jauh lebih besar di masa depan akibat serangan HLB,” tambahnya.
Kegiatan yang dihadiri petani ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga diskusi interaktif dan tanya jawab yang sangat hidup. Para petani mengaku sangat terbantu dengan ilmu yang diberikan oleh kedua narasumber.
“Kami sangat berterima kasih kepada para dosen Fakultas Pertanian UB. Selama ini kami hanya tahu tanamnya sakit, tetapi tidak paham penyebab dan cara mengatasinya yang tepat. Dengan pelatihan ini, kami menjadi lebih waspada dan tahu langkah-langkah strategis yang harus dilakukan, mulai dari memilih bibit sampai mengendalikan penyakit di kebun,” ujar Agus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk memulihkan dan meningkatkan produktivitas kebun jeruk di Desa Karang Widoro, sehingga kesejahteraan petani setempat dapat terus meningkat.
Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, merupakan salah satu wilayah penghasil kopi rakyat yang berpotensi menjadi sumber pendapatan utama masyarakat. Akan tetapi, produktivitas kopi di daerah ini masih rendah karena sistem budidaya yang konvensional dan kurangnya penerapan inovasi teknologi. Petani umumnya belum memahami teknik perawatan percabangan sehingga kanopi tanaman tidak terbentuk secara optimal untuk fotosintesis. Penggunaan pupuk organik juga belum sesuai standar karena tidak melalui proses fermentasi, sehingga hasil panen rata-rata hanya mencapai 1–1,5 kg per pohon. Melalui program kerja KKN bersama Tim Doktor Mengabdi UB, dilakukan edukasi dan praktik langsung mengenai teknik budidaya kopi modern, pemangkasan, serta pembuatan pupuk organik padat fermentasi sesuai standar.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Brawijaya bersama Tim Doktor Mengabdi UB, yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, MS., Dr. Ir. Panji Deoranto, MP., Kristanto Adi Nugroho, ST., MT., dan Karuniawan Puji W., SP., MP., Ph.D., melaksanakan program edukasi dan pendampingan kepada kelompok petani kopi Kalipuro yang tergabung dalam Kelompok SDG’s. Program ini mendapat dukungan penuh dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM UB).
Kegiatan dilaksanakan selama periode KKN tahun 2025 di Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Rangkaian program meliputi pembekalan teori, praktik lapangan, hingga pembuatan pupuk organik padat dengan fermentasi selama 28 hari yang dipantau setiap tiga hari sekali. Pelatihan mencakup teknik pemangkasan bentuk, produksi, dan rejuvenasi tanaman kopi, serta metode pembuatan pupuk organik sesuai standar SNI 7763-2018 dengan pengawasan suhu, pH, dan kelembaban. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani kopi dalam budidaya berkelanjutan, sehingga produktivitas dapat ditingkatkan, biaya produksi lebih efisien, dan keberlanjutan lingkungan tetap terjaga. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama poin 2 (Zero Hunger), 8 (Decent Work and Economic Growth), 12 (Responsible Consumption and Production), dan 13 (Climate Action).
Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada petani kopi dengan menyusun modul budidaya kopi yang berisi materi tentang teknik pemangkasan, perawatan tanaman, dan upaya peningkatan produktivitas. Selain itu, juga disusun modul pembuatan pupuk organik padat yang menjelaskan cara pembuatan dengan memantau suhu, pH, dan kelembaban selama proses fermentasi.
Prof. Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, M.S. Memberi Pembekalan Metode Pemangkasan Pada Petani
Prof. Dr. Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, MS., selaku ketua tim, menyampaikan bahwa petani masih kurang memahami pengelolaan tanaman sejak awal, terutama dalam hal pemangkasan bentuk, pemangkasan produksi, dan pemangkasan rejuvenasi. Hal ini menyebabkan kanopi kopi tidak merata, fotosintesis kurang optimal, dan hasil panen rendah. Sebagai pemilik hak paten sederhana metode pembuatan pupuk organik nomor IDS000008710, beliau bersama mahasiswa juga mendampingi secara langsung proses pembuatan pupuk organik sesuai standar SNI 7763-2018 yang memenuhi syarat kadar C-organik, N, P, K, rasio C/N, dan bebas logam berat. Proses fermentasi dilakukan selama 28 hari dengan pengecekan suhu, pH, dan kelembaban setiap tiga hari. Beliau berharap petani dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh baik dari modul maupun praktik lapangan, sehingga bisa mengelola kebun kopi secara lebih baik. Tim juga berkomitmen untuk terus mendampingi hingga petani mandiri dalam mengelola kopi secara modern dan berkelanjutan. Dengan metode penyampaian materi, praktik langsung, serta pendampingan intensif, petani diharapkan mampu mengaplikasikan teknik perawatan tanaman kopi dan pemanfaatan pupuk organik yang benar dalam pengelolaan kebunnya, sehingga produktivitas dan kualitas kopi rakyat Kalipuro dapat meningkat secara berkelanjutan.
Proses Pembuatan Hingga Pengemasan Pupuk Organik
Program ini berjalan efektif berkat keterlibatan dosen, mahasiswa, dan mitra lokal yaitu kelompok petani kopi di Kelurahan Kalipuro yang tergabung dalam Kelompok SDG’s, dengan salah satu kegiatannya adalah pembuatan pupuk organik. Program ini didukung pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Universitas Brawijaya sebagai bentuk komitmen UB dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-25-at-16.10.07-2-scaled.jpeg14402560Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-26 07:54:462025-08-26 07:54:48Program Edukasi dan Pendampingan Petani Kopi: Perawatan Tanaman dan Pupuk Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
Berdasarkan surat dari PT. Bank Central Asia, Tbk nomor : 218/CSR/2025 perihal Pendaftaran Beasiswa Bakti BCA Tahun 2026. CSR BCA melalui payung Bakti BCA menyelenggarakan Program Beasiswa Bakti BCA bagi mahasiswa terpilih. Program ini merupakan komitmen kami dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia, dengan menyediakan bantuan finansial dan program pengembangan diri kepada mahasiswa/i berprestasi. Kategori Beasiswa yaitu Bantuan Finansial, Prestasi Akademis, dan Prestasi Non Akademis.
Kriteria Umum Beasiswa Bakti BCA sebagai berikut:
Warga Negara Indonesia dan belum menikah
Maksimal berusia 22 tahun per 31 Desember 2025
Mahasiswa aktif program S1 (Non Vokasi) di Perguruan Tinggi Negeri, sedang menempuh Semester 3 saat pendaftaran
Tidak sedang menerima beasiswa lain
Berkomitmen 100% mengikuti seluruh rangkaian program pengembangan (durasi 1 tahun)
Memenuhi kriteria khusus dari salah satu kategori Beasiswa Bakti BCA
Memiliki kepedulian sosial & komitmen belajar, aktif berorganisasi / kepanitiaan, tidak sedang bekerja full-time dan terikat dinas dengan instansi lainnya
Malang, 25–26 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB) menjadi tuan rumah kegiatan Scientific Meeting on Tropical Biodiversity and Environment yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Agustus 2025, di Balai Senat lantai 6 Gedung Sentral FPUB, Malang. Pertemuan ilmiah ini mempertemukan para peneliti, akademisi, serta pengambil kebijakan dari Indonesia dan Malaysia dengan tujuan memperkuat kolaborasi dalam bidang keanekaragaman hayati tropis serta lingkungan berkelanjutan.
Acara resmi dibuka dengan kehadiran Dekan dan jajaran Wakil Dekan FPUB, serta dihadiri oleh delegasi penting dari BAPPENAS Indonesia, Masyarakat Entomologi Indonesia (IES), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, dan Environmental and Landscape Management Unit (ELMU) Malaysia. Selain itu, ratusan peserta dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi turut serta dalam forum ini.
Pada hari pertama, sejumlah pembicara utama memberikan paparan ilmiah dan perspektif strategis. Mereka adalah:
Priyanto Rohmatullah, Sekretaris Deputi Bidang Penanaman Modal & Dana Pembangunan, BAPPENAS Indonesia (hadir secara online)
Prof. Dr. H. Pakhriazad bin H. Hassan Zaki, ELMU Malaysia
Prof. Sr. Dr. Zulkiflee Abd Latif, UiTM Malaysia
Prof. Dr. H. Norhafifi Bin H. Ismail, ELMU Malaysia
Prof. Dr. Agr. Sc. Hagus Tarno, Universitas Brawijaya
Assoc. Prof. Dr. Karuniawan Puji Wicaksono, Universitas Brawijaya
Dr. Nur Nadiah Binti Md Yusof, UiTM Malaysia
Assoc. Prof. Dr. Darmawan Saptadi, Universitas Brawijaya
Assoc. Prof. Dr. Luqman Qurata Aini, Universitas Brawijaya
Reena Abd Rasyid, UiTM Malaysia
Otto Endarto, Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI)
Dekan FPUB Didampingi Perwakilan Peneliti Dari Malaysia, dan Para Peserta Hadir Dalam Scientific Meeting
Melalui forum ini, para pembicara memaparkan penelitian terkini, berbagi pengalaman, serta membahas peluang inisiatif bersama untuk menjawab tantangan global terkait konservasi keanekaragaman hayati, mitigasi bencana, serta pembangunan pertanian dan lingkungan yang berkelanjutan.
FPUB berharap, Scientific Meeting on Tropical Biodiversity and Environment 2025 dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif sekaligus mempererat jejaring internasional antara Indonesia dan Malaysia. Dengan demikian, forum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di kawasan Asia Tenggara.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG_6045-scaled.jpg17072560Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-25 12:19:282025-08-25 12:19:29Perkuat Kolaborasi Indonesia–Malaysia: FPUB Gelar Scientific Meeting on Tropical Biodiversity and Environment 2025.
Malang, 25 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB) menggelar kegiatan Orientasi Pendidikan Program Pascasarjana pada Senin (25/8) di Gedung Widyaloka UB. Acara ini diikuti oleh mahasiswa baru program magister (S2) dan doktor (S3) yang telah resmi terdaftar serta aktif sebagai mahasiswa pascasarjana FPUB.
Orientasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan FPUB, mulai dari Dekan, seluruh Wakil Dekan, Ketua Departemen, Koordinator Program Studi (KPS), hingga pimpinan staf tenaga kependidikan. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap mahasiswa baru agar dapat menjalani studi pascasarjana dengan semangat dan pemahaman yang matang.
Pembukaan Orientasi Pendidikan Pascasarjana oleh Dekan FPUB dan Foto Bersama Perwakilan Mahasiswa Asing
Menariknya, di tengah sekitar 150 mahasiswa peserta orientasi, terdapat dua mahasiswa asing asal Amerika Serikat yang turut serta. Hal ini menunjukkan semakin luasnya jangkauan internasionalisasi program pendidikan di FPUB sekaligus menjadi bukti daya tarik kampus dalam mendukung kolaborasi akademik lintas negara.
Selain penyambutan dan pengenalan lingkungan akademik FPUB, acara orientasi juga menghadirkan Wali Kota Batu, Nurochman, sebagai pemateri utama. Beliau membawakan materi bertajuk “Strategi Integratif Pertanian dan Agro Wisata untuk Pengentasan Kemiskinan, Ketahanan, Bencana, Keberlanjutan.” Materi ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa pascasarjana mengenai pentingnya integrasi sektor pertanian dengan pengembangan pariwisata dalam mendukung ketahanan ekonomi sekaligus keberlanjutan lingkungan.
Dengan terlaksananya kegiatan orientasi ini, diharapkan seluruh mahasiswa pascasarjana FPUB, baik dari dalam maupun luar negeri, dapat semakin siap menghadapi tantangan akademik serta berkontribusi dan terus produktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan hingga praktik pertanian berkelanjutan.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG_5848-scaled.jpg17072560Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-25 11:12:292025-08-25 12:06:02Dihadiri 2 Mahasiswa Asing Asal Amerika, FPUB Gelar Orientasi Pendidikan Program Pascasarjana
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.png00Akademikhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngAkademik2025-08-25 07:12:512025-08-25 07:13:28Perkuliahan Magister dan Doktor Semester Ganjil TA. 2025-2026
Malang, 21 Agustus 2025 – Sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan akses keuangan serta pengembangan sektor pertanian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Budidaya Pertanian Komoditas Unggulan di Harris Hotel and Conventions Malang, Kamis (21/8). Kegiatan ini menghadirkan para pelaku usaha pertanian, pemangku kepentingan, serta lebih dari 200 peserta yang merupakan pembudidaya melon dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dalam acara tersebut, Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, S.P., M.Sc., merupakan Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya (FPUB) sekaligus peneliti melon yang didapuk sebagai salah satu narasumber utama. Beliau membawakan materi dengan tajuk “Budidaya dan Breeding Melon Hibrida: Dari Kebun Hingga Pasar dengan Inovasi Budidaya dan Breeding Cerdas.” Melalui presentasi ini, Dr. Afifuddin menekankan pentingnya inovasi dalam teknik budidaya dan pemuliaan varietas melon guna meningkatkan produktivitas sekaligus daya saing di pasar.
Tidak hanya menyampaikan materi, Dr. Afifuddin juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mendiseminasikan karya ilmiah dan inovasi dari FPUB. Ia membagikan dua buku hasil tulisannya tentang budidaya melon kepada peserta aktif dan penanya terpilih. Aksi ini mendapat respons positif dari para peserta karena memberikan wawasan tambahan yang aplikatif sekaligus menjadi rujukan praktis dalam pengembangan melon hibrida di lapangan.
Pembagian Buku Karya Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, S.P., M.Sc. Kepada Para Peserta Yang Aktif Pada Kegiatan Workshop
Workshop yang digelar OJK Provinsi Jawa Timur ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik, praktisi, dan lembaga keuangan dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian, khususnya komoditas unggulan seperti melon. Kehadiran Dr. Afifudiin Latif Adiredjo tidak hanya memperkaya materi teknis budidaya, namun juga menjadi wujud nyata kontribusi FPUB dalam mendorong inovasi pertanian berkelanjutan di tingkat regional.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-22-at-06.06.42.jpeg12001600Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-22 10:13:092025-08-22 10:58:31Peneliti Melon FPUB, Jadi Narasumber Budidaya Melon Hibrida Pada Acara Workshop yang Diadakan OJK Provinsi Jawa Timur
Malang, 17 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FPUB) menggelar kegiatan Sosialisasi Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan perundungan. Acara ini diselenggarakan pada Minggu, 17 Agustus 2025 di Gedung Widyaloka UB.
Kegiatan dihadiri oleh Dekan, seluruh Wakil Dekan, dosen, serta tenaga kependidikan (tendik) FPUB. Kehadiran para pimpinan fakultas menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.
Dalam kesempatan tersebut, hadir dua narasumber kompeten dari Universitas Brawijaya. Dr. Lucky Endrawati, S.H., M.H., selaku Satgas PPKS UB dari Fakultas Hukum, membawakan materi tentang Deteksi Dini dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi. Ia menekankan pentingnya kesadaran sivitas akademika dalam mencegah serta melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi.
Pemateri kedua, Ratri Nurwanti, S.Psi., M.Psi., psikolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB, menyampaikan materi mengenai Sinergi Peran Dosen dan Tendik dalam Kesehatan Mental Mahasiswa. Menurutnya, dukungan dari tenaga pendidik dan kependidikan memiliki peran vital dalam menciptakan iklim akademik yang sehat dan kondusif.
Pemateri (kiri), Foto Bersama Peserta dan Pemateri (Tengah), Sesi Tanya Jawab (kanan)
Melalui kegiatan sosialisasi ini, FPUB menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya akademik yang menjunjung tinggi nilai etika, saling menghargai, dan peduli terhadap kesehatan mental seluruh warganya. Kehadiran ULTKSP diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam pencegahan serta penanganan kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan Universitas Brawijaya.
https://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG_5529-scaled.jpg17072560Humas FPUBhttps://fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2023/01/FACULTY-OF-AGRICULTURE-UNIVERSITAS-BRAWIJAYA.pngHumas FPUB2025-08-20 15:26:362025-08-20 15:26:37Cegah Kekerasan dan Perundungan di Lingkungan Kerja, FPUB Adakan Sosialisasi ULTKSP